PENDIDIKAN LANJUTAN XIX UKM PECINTA ALAM PRING KUNING 2026

Kegiatan Pendidikan Lanjutan UKM Pecinta Alam Pring Kuning Fakultas Farmasi Universitas Jember merupakan kegiatan kaderisasi lanjutan yang bertujuan untuk membentuk anggota muda yang memiliki manajemen organisasi yang baik, paham secara teori mengenai proposal penelitian dan kegiatan Studi Etnofarmasi lapang, memiliki keterampilan dalam mencari informasi dan mengidentifikasi suku yang berpotensi untuk diteliti, serta memiliki keterampilan dalam mengaplikasian materi Studi Etnofarmasi lapang. Kegiatan ini menjadi langkah anggota muda untuk mengenal lebih dalam materi etnofarmasi.
Pendidikan lanjutan ruang 1 yang dilaksanakan pada tanggal 25-26 April 2026 di Gedung IsDB, pendidikan lanjutan lapang dilaksanakan pada tanggal 09 Mei 2026 di Desa Curahnongko dan Desa Andongrejo Jember, Pendidikan lanjutan ruang 2 dilaksanakan pada tanggal 23 Mei 2026 di Ruang rapat lantai 2 Fakultas Farmasi. Selama kegiatan berlangsung peserta mengikuti beberapa rangkaian kegiatan yang telah dirancang secara terstruktur, meliputi pemberian materi, praktik lapangan wawancara Studi Etnofarmasi, serta presentasi hasil dari wawancara Studi Etnofarmasi. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada kerja sama saat melakukan Studi Etnofarmasi Lapang.
Materi yang diberikan kepada anggota muda dalam Pendidikan Lanjutan mencakup materi Manoling, materi Google Drive dan Mendeley, materi Mencari Jurnal dan Proposal, materi lanjutan mengenai Kesekretariatan, materi Etnofarmasi Lanjutan, dan Sosialisasi AD/ART. Selain itu, anggota muda juga melakukan kegiatan wawancara Studi Etnofarmasi Lapang dan mempresentasikan hasil dari wawancara Studi Etnofarmasi Lapang.
Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh anggota muda mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan antusiasme. Panitia melakukan pengawasan secara langsung untuk memastikan kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Melalui kegiatan Pendidikan Lanjutan ini, diharapkan anggota muda mampu memahami manajemen organisasi yang baik, memahami secara teori mengenai proposal penelitian dan mengidentifikasi suku yang berpotensi untuk diteliti, serta memiliki keterampilan dalam mengaplikasian materi Etnofarmasi.