Pharmacy Goes to School (PGS) 2026

Pharmacy Goes to School 2026 merupakan salah satu program kerja yang diselenggarakan sebagai bentuk pengabdian dan edukasi kepada masyarakat, khususnya siswa sekolah menengah atas, dalam meningkatkan pemahaman mengenai dunia kefarmasian dan pemanfaatan bahan alam untuk kesehatan. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran interaktif yang tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman praktis melalui pendekatan berbasis lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga dirancang guna memperkenalkan profesi apoteker serta Fakultas Farmasi Universitas Jember kepada siswa/i sebagai salah satu pilihan studi dan karier di bidang kesehatan.
Pharmacy Goes to School 2026 akan dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Jumat, 8 Mei 2026 dan Jumat, 22 Mei 2026, bertempat di SMA NURIS dengan mengusung tema “Laboratorium Alam: Edukasi Kefarmasian dan Konservasi Herbal untuk Siswa SMA dengan Konsep TOGA 4.0 (Tanaman Obat, Generasi Aktif, 4 Pilar DAGUSIBU, Outbond)”. Kegiatan ini juga mengangkat jargon “Back to Nature, Better Future.”
Pada hari pertama, rangkaian acara akan dimulai pukul 07.00 WIB yang diawali dengan pembukaan, doa, serta sambutan-sambutan. Selanjutnya, sesi materi pertama akan disampaikan oleh salah satu dosen berprestasi Fakultas Farmasi Universitas Jember, Dr. apt. Ayik Rosita P., S.Farm., M.Farm., dengan topik “Pengenalan Kefarmasian”. Materi kedua akan disampaikan oleh Ibu apt. Yunita Dyah K., S.Farm., M.Farm.Klin. yang membahas tentang “DAGUSIBU” (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar). Selain pemaparan materi, kegiatan Pharmacy Goes to School 2026 juga dilengkapi dengan berbagai aktivitas interaktif, seperti pretest dan posttest, sesi tanya jawab, serta games yang menarik. Rangkaian kegiatan hari pertama akan ditutup dengan sesi dokumentasi dan penutupan pada pukul 11.00 WIB.
Pada hari kedua, kegiatan dimulai kembali pukul 07.00 WIB dengan pembukaan. Sesi materi akan disampaikan oleh salah satu mahasiswa berprestasi Fakultas Farmasi Universitas Jember sekaligus Ketua Bidang PSDM BEM FF, Kak Akmal Ramadhan, yang membahas mengenai TOGA (Tanaman Obat Keluarga) dan herba. Selain itu, peserta akan mengikuti kegiatan interaktif berupa outbound yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa/i. Dalam sesi ini, peserta juga akan melakukan praktik pembuatan lulur herbal berbahan alam sebagai bentuk implementasi langsung dari materi yang telah diberikan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman sekaligus keterampilan peserta dalam pemanfaatan bahan alam. Rangkaian kegiatan hari kedua akan ditutup dengan sesi dokumentasi dan penutupan. Bersamaan dengan kegiatan tersebut, Pharmacy Goes to School 2026 juga menghadirkan booth sebagai pusat informasi interaktif yang dilengkapi dengan mini games serta kuis berhadiah bagi siswa yang ingin mengenal lebih jauh tentang dunia kefarmasian di Universitas Jember.
Melalui pelaksanaan Pharmacy Goes to School 2026 ini, diharapkan siswa/i dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai pentingnya dunia kefarmasian, penggunaan obat yang tepat melalui prinsip DAGUSIBU, serta pemanfaatan tanaman herbal sebagai alternatif kesehatan yang aman dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan minat generasi muda untuk lebih mengenal profesi apoteker, melanjutkan studi di bidang farmasi khususnya di Fakultas Farmasi Universitas Jember, serta lebih peduli terhadap kesehatan dan lingkungan melalui konsep “Back to Nature, Better Future.”