BERITA ACARA H-7 KEGIATAN LOMBA ETNOFARMASIUKMPA PRING KUNING 2026

UKM Pecinta Alam Pring Kuning Fakultas Farmasi Universitas Jember akan menyelenggarakan kegiatan Lomba Etnofarmasi pada 1 November 2026. Lomba ini terdiri atas dua cabang, yaitu Lomba Herbarium Kering dan Lomba Poster, serta terbuka bagi Mahasiswa seluruh Jember. Kegiatan ini bertujuan menjadi wadah bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitasnya dalam mendokumentasikan dan mengomunikasikan pengetahuan mengenai tumbuhan obat.
Lomba Etnofarmasi merupakan salah satu program kerja Divisi Etnofarmasi yang menjadi tindak lanjut dari upaya pengenalan etnofarmasi di lingkungan Fakultas Farmasi Universitas Jember. Jika sebelumnya pengenalan etnofarmasi dan herbarium dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, maka melalui lomba ini peserta diajak untuk menerapkan langsung pengetahuan tersebut dalam bentuk karya nyata. Pada cabang Lomba Herbarium Kering, peserta ditantang untuk membuat spesimen herbarium kering dari tumbuhan obat, mulai dari pengumpulan tumbuhan, proses pengeringan, hingga penyusunan spesimen yang rapi, awet, dan informatif. Melalui cabang ini, peserta belajar bahwa herbarium bukan sekadar tumbuhan yang dikeringkan, tetapi juga bentuk dokumentasi ilmiah yang memerlukan ketelitian, kesabaran, serta pemahaman terhadap tumbuhan yang dikoleksi.
Sementara itu, pada cabang Lomba Poster, peserta menuangkan pengetahuan dan gagasannya mengenai etnofarmasi serta pemanfaatan tumbuhan obat dalam bentuk karya visual yang komunikatif, menarik, dan mudah dipahami. Cabang ini menjadi sarana bagi peserta untuk melatih kemampuan menyampaikan informasi ilmiah kepada masyarakat luas dengan cara yang kreatif tanpa mengurangi kebenaran isinya. Dengan adanya dua cabang lomba tersebut, kegiatan ini diharapkan dapat mengakomodasi minat peserta yang beragam, baik yang lebih tertarik pada kerja lapangan dan laboratorium maupun yang lebih tertarik pada desain dan penyampaian informasi.
Diharapkan kegiatan Lomba Etnofarmasi dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan sportif, serta memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi seluruh peserta. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan karya-karya yang bernilai edukatif dan mendorong semangat pelestarian pengetahuan mengenai tumbuhan obat.