BERITA ACARA H+3 KEGIATAN LOMBA ETNOFARMASIUKMPA PRING KUNING 2026

UKM Pecinta Alam Pring Kuning Fakultas Farmasi Universitas Jember telah menyelenggarakan kegiatan Lomba Etnofarmasi bertajuk “Etnopharmacy Competition: Whispers of the Leaves”. Lomba ini merupakan salah satu program kerja Divisi Etnofarmasi yang menjadi tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi etnofarmasi dan herbarium bagi mahasiswa baru. Kegiatan ini bertujuan menjadi wadah bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitasnya dalam mendokumentasikan dan mengomunikasikan pengetahuan mengenai tumbuhan obat.
Lomba Etnofarmasi terdiri atas dua cabang, yaitu Lomba Herbarium Kering dan Lomba Poster, serta terbuka bagi mahasiswa/i aktif program pendidikan strata 1 di perguruan tinggi di Jember. Peserta berasal dari individu atau tim yang terdiri dari maksimal 3 orang. Rangkaian kegiatan diawali dengan pendaftaran peserta pada 1–22 Oktober 2026, dilanjutkan dengan technical meeting pada 25 Oktober 2026 dan pengumpulan karya Lomba Poster pada 25–30 Oktober 2026. Kegiatan lomba diikuti oleh 17 tim yang terdiri atas 3 peserta Lomba Herbarium Kering dan 14 peserta Lomba Poster.
Puncak kegiatan Lomba Etnofarmasi dilaksanakan pada 1 November 2026 bertempat di Aula 2. Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 14.00 WIB. Pada hari tersebut dilaksanakan babak penyisihan Lomba Herbarium Kering dan babak final. Pada cabang Lomba Herbarium Kering, peserta menyusun spesimen herbarium kering dari tumbuhan obat dengan memperhatikan kerapian, keawetan, dan kelengkapan informasi spesimen. Sementara itu, pada cabang Lomba Poster, karya yang telah dikumpulkan peserta pada periode 25–30 Oktober 2026 dinilai berdasarkan kemampuannya menyampaikan informasi mengenai etnofarmasi dan pemanfaatan tumbuhan obat secara komunikatif, menarik, dan mudah dipahami.
Pada akhir kegiatan, diumumkan peserta yang meraih Juara I, Juara II, dan Juara III, yang masing-masing memperoleh uang pembinaan dan sertifikat. Secara keseluruhan, rangkaian Lomba Etnofarmasi dapat terlaksana dengan lancar, tertib, dan sportif. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan karya-karya yang bernilai edukatif, memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi seluruh peserta, serta mendorong semangat pelestarian pengetahuan mengenai tumbuhan obat berbasis kearifan lokal di kalangan mahasiswa.