APLIKASI MUDA UKSM ESSENSI 2026“Pepadha Jiwa – Rasa Siji, Laku Nyawiji”

Pada hari Sabtu, 16 Mei 2026, telah dilaksanakan kegiatan Aplikasi Muda UKSM ESSENSI 2026 di Aula Fakultas Farmasi Universitas Jember. Kegiatan ini mengusung tema “Pepadha Jiwa – Rasa Siji, Laku Nyawiji” yang bertujuan untuk menampilkan bakat dan kreativitas anggota muda UKSM ESSENSI. Bakat yang ditampilkan meliputi pameran lukisan oleh anggota divisi rupa, penampilan tari tradisional dan modern oleh anggota divisi tari, penampilan vokal oleh anggota divisi PVS, serta pertunjukan teater yang diperankan oleh anggota dari berbagai divisi, khususnya divisi teater.

Sebelum acara dimulai, seluruh panitia melaksanakan briefing guna memastikan kelancaran jalannya kegiatan. Acara resmi dibuka pada pukul 18.00 WIB dengan penampilan tari tradisional yang dibawakan oleh anggota muda UKSM ESSENSI. Tari pembuka yang ditampilkan adalah “Gandrung Gurit Mangir”, yang berfungsi sebagai tari penyambutan tamu.
Usai penampilan pembuka, acara dilanjutkan oleh pembawa acara yang memandu rangkaian sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Pelaksana Aplikasi Muda 2026, saudari Kicau. Sambutan berikutnya diberikan oleh Ketua Umum UKSM ESSENSI, saudari Parsa, dilanjutkan oleh Ketua BEM Fakultas Farmasi Universitas Jember, saudari Pasquita Irnadianis Bernika. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pembina UKSM ESSENSI, Dr. apt. Mikhania Christiningtyas E., S.Farm., M.Si., dan ditutup oleh Wakil Dekan III Fakultas Farmasi Universitas Jember, Dr. apt. Dian Agung Pangaribowo, S.Farm., M.Farm.


Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan vokal dari divisi PVS serta tari modern yang dibawakan oleh anggota muda UKSM ESSENSI. Penampilan tersebut berhasil memeriahkan suasana dan mendapat antusiasme tinggi dari para penonton.
Memasuki acara inti, MC mempersilakan penampilan teater berjudul “Gerak Sang Liyan”. Pertunjukan ini mengisahkan perjuangan seorang penari yang berambisi menjadi penari terpilih hingga nekat menempuh jalan gelap demi lolos seleksi lomba tari. Ritual demi ritual ia lakukan tanpa menyadari bahwa tindakannya justru mendatangkan teror. Teater ini menggambarkan bahwa dunia tidak hanya dihuni oleh hal-hal yang kasatmata, tetapi juga oleh hal-hal yang tak terlihat. Pesan moral yang diangkat adalah bahwa ambisi memang penting dalam hidup, namun keserakahan yang berlebihan dapat membawa seseorang pada kehancuran.
Usai pertunjukan teater, acara berlanjut pada sesi bincang tokoh yang dikemas dalam bentuk diskusi bersama para pemeran. Pada sesi ini, para pemain berbagi cerita mengenai proses latihan, tantangan yang dihadapi, serta waktu yang dibutuhkan untuk mempersiapkan pertunjukan. Interaksi dengan penonton juga semakin meriah melalui sesi kuis berhadiah.
Sebagai penutup, MC menutup seluruh rangkaian kegiatan Aplikasi Muda UKSM ESSENSI 2026. Acara ini menjadi wadah bagi anggota muda untuk menyalurkan bakat, menunjukkan kreativitas, serta mempererat rasa kebersamaan dalam semangat “Pepadha Jiwa – Rasa Siji, Laku Nyawiji.”














